🔍
Knowledge Center Fieldtrip
Service

Fieldtrip

A. TAHAP PERSIAPAN (Pra-Kunjungan)

  1. Perencanaan dan Tujuan:
    1. Panitia/penyelenggara (sekolah, komunitas, instansi) menentukan tujuan spesifik fieltrip. Misalnya: mempelajari seni tari tradisional, mengenal proses pembuatan batik, atau memahami filosofi wayang kulit.
    2. Menentukan jumlah peserta, rentang usia, dan tanggal alternatif.
  2. Koordinasi dengan Pihak Sanggar:
    1. Mengirimkan surat permohonan kunjungan resmi ke manajemen Sanggar RBN Puspo Budoyo (melalui email, telepon, atau datang langsung) minimal H-30.
    2. Surat harus mencantumkan: identitas lembaga, jumlah peserta, tujuan kunjungan, tanggal dan waktu yang diinginkan, serta nomor kontak penanggung jawab.
    3. Menunggu konfirmasi persetujuan dan melakukan negosiasi paket kegiatan
  3. Kesepakatan dan Administrasi:
    1. Melakukan pembayaran uang muka (DP) jika dipersyaratkan oleh pihak sanggar.
    2. Mendapatkan rundown acara atau itinerary sementara dari pihak sanggar.
  4. Persiapan Peserta:
    1. Memberikan pembekalan (briefing) kepada peserta tentang tujuan kunjungan, etika selama di sanggar (misalnya: dilarang menyentuh properti tari tanpa izin, berpakaian sopan), dan materi dasar yang akan dipelajari.
    2. Membagi peserta ke dalam kelompok-kelompok kecil untuk memudahkan koordinasi.
    3. Menyiapkan daftar pertanyaan untuk sesi wawancara atau diskusi dengan pengelola/management sanggar.
  5. Persiapan Logistik:
    1. Menyiapkan transportasi yang layak dan sesuai dengan jumlah peserta.
    2. Menyiapkan konsumsi sesuai paket yang dipilih.
    3. Menyiapkan perlengkapan pribadi: alat tulis, buku catatan, kamera, obat-obatan pribadi (P3K), dan perlengkapan ibadah.

B. TAHAP PELAKSANAAN (Hari-H Kunjungan)

  1. Kedatangan dan Registrasi:
    1. Tiba di lokasi Sanggar RBN Puspo Budoyo tepat waktu sesuai kesepakatan.
    2. PIC rombongan langsung koordinasi ke PIC sanggar.
    3. Berkumpul di area yang telah ditentukan dan melakukan doa bersama sebelum memulai kegiatan.
  2. Sambutan dan Pengarahan:
    1. Sambutan dari perwakilan rombongan dan sambutan dari pihak Sanggar RBN Puspo Budoyo.
    2. Mendapatkan pengarahan umum dari pemandu sanggar mengenai profil sanggar, sejarah berdirinya, visi misi, serta tata tertib selama berada di dalam area sanggar.
  3. Kegiatan Inti (Sesuai Paket yang Dipilih):
    1. Sesi Eksplorasi & Observasi: Peserta diajak berkeliling area sanggar untuk melihat secara langsung berbagai macam koleksi seni, properti tari, alat musik (gamelan), ruang latihan, atau galeri batik. Peserta dapat mengamati dan mengambil foto (di area yang diizinkan).
    2. Sesi Workshop/Praktik Langsung (Contoh Opsi):
      • Seni Tari: Peserta belajar gerakan Tari Tradisional
      • Karawitan: Peserta dikenalkan dan diajak memainkan alat musik gamelan secara sederhana.
      • Membatik: Peserta belajar proses membatik dari awal (membuat pola, mencanting, mewarnai).
      • Pedalangan: Peserta menyaksikan demo singkat wayang kulit dan belajar cara memegang serta memainkan wayang.
    3. Sesi Tanya Jawab & Diskusi: Peserta dipersilakan untuk bertanya dan berdiskusi secara interaktif dengan pengelola, instruktur, atau seniman di sanggar terkait materi yang telah dipelajari.
  4. Istirahat dan Konsumsi:
    1. Waktu istirahat bersama untuk makan, sholat (jika diperlukan), dan bersosialisasi.
    2. Pastikan kebersihan area makan dijaga.
  5. Penutupan Kegiatan di Sanggar:
    1. Memberikan Video testimoni kesan-pesan oleh perwakilan rombongan.
    2. Sesi foto bersama dengan pengelola dan instruktur Sanggar RBN Puspo Budoyo sebagai kenang-kenangan.
    3. Ucapan terima kasih dan salam perpisahan.

C. TAHAP PASCA KUNJUNGAN (Tindak Lanjut)

  1. Evaluasi:
    1. Melakukan diskusi dan evaluasi internal di antara peserta dan pendamping mengenai apa yang telah dipelajari dan kesan selama di sanggar.
    2. Setiap kelompok atau individu diminta membuat laporan atau ringkasan hasil kunjungan.
  2. Apresiasi dan Publikasi:
    1. Sekolah/komunitas/instansi dapat mempublikasikan dokumentasi kegiatan di media sosial dengan men-tag @rumahpuspo (link ke IG Rumah Puspo)
  3. Penerapan Ilmu:
    1. Mendorong peserta untuk dapat menerapkan ilmu yang didapat, misalnya dengan menampilkan tarian yang dipelajari di acara sekolah atau membuat produk kerajinan terinspirasi dari batik.